Aplikasi SPM

Penanya :  qiqi

Pertanyaan :

Input SPM 2013 v.13.0.3 semakin bertele-tele dan makin rumit sehingga bolak balik ke SPP-SPM, dan Jika uraian SPM memang sudah ditentukan melalui PMK No.190/PMK.05/2012 kenapa tidak di buat pilihan berupa tombol commend saja (uraian LS Barang, LS Perjalanan, TUP).Pada intinya seluruh Aplikasi 2013 semakin rumit, sementara honor petugas operator tetap hanya Rp.150.000/bln di potong lagi pajak, rasanya sudah tidak etis dgn honor sebesar ini, belum teknisnya lagi, seluruh permasalahan Aplikasi petugas operator yg menanggung/menyelesaikan semua permasalahan, mengantar permintaan SPM ke KPPN, Rekon Laporan Bulanan, Laporan Tahunan termasuk (CaLK, CaL BMN). ditambah beban mental atas desakan2 KPA atas pengajuan SPM secepatnya… makin stress menghadapi semua aplikasi 2013 ini, sementara pelatihan sama sekali tidak ada

Jawaban :

  1. Pengembangan SPM tahun 2013 didasari atas terbitnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 190/PMK.05/2012 tentang Tata Cara Pembayaran Dalam rangka Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, antisipasi kebutuhan implementasi Sistem Perbendaharaan dan Anggaraan Negara, dan pengalihan DIPA ke DJA.
  2. Input data pada aplikasi SPM dilakukan 1 (satu) kali saat operator PPK membuat SPP, selanjutnya operator PPSPM hanya cukup mencetak SPM tanpa melakukan imput data. Dengan demikianapabila terjadi kesalahan pada SPmM, PPSPM/operator SPM mengembalikan SPP dan dokumen pendukung kepadaPPK/operator SPP untuk dilakukan proses perbaikan.
  3. Proses tersebut diatas dilakukan berdasarkan proses bisnis yang ada pada PMK  Nomor 190/PMK.05/2012 dengan maksud agar terjadi proses check and balance antara PPK dan PPSPM.
  4. Pada aplikasi SPM tahun 2013 telah dibuatkan tombol command untukmemudahkan operator SPM dalam menuliskan uraian pembayaran pada SPM sesuai dengan jenis SPM dan jenis belanja termasuk untuk SPM UP.

 

Leave a Reply